Pengertian Loro Blonyo Menurut Ahli

07.58

Pengertian Loro Blonyo Menurut Para Ahli


Pengertian Loro Blonyo Menurut Ahli - Masyarakat   Jawa   sangat   dekat   dengan   alam,karena alam merupakan gambaran  dari  kehidupan.  Pernyataan  tersebut  menegaskan  bahwa  masyarakat Jawa sangat memperhatikan gejolak-gejolak pada alam dan ilmu yang digunakan adalah  ilmu  titen, seperti  bila  ada  kicauan  burung  prenjak  maka  tidak  akan  lama kemudian  ada  tamu  yang  datang.  Arti  dari kicauan
burung  prenjak  tersebut merupakan suatu mitos  yang  konon  dipercaya  sebagian  masyarakat  Jawa  bahwa  akan ada  tamu  yang  datang.
Berdasarkan  pengertian  diatas  maka  dapat  ditarik simpulannya bahwa  mitos  merupakan  sugesti  bagi  sebagian  masyarakat Jawa khususnya   yang   mempercayai   adanya suatu  pertanda sebelum   datang suatu kejadian dan masyarakat Jawa masih mengaitkan mitos dengan kehidupan sehari-hari.
Pengertian Menurut Ahli Endraswara  dalam bukunya Rasa Sejati (2006:208) menyebutkan  bahwa  Loro  Blonyooleh  orang  Jawa  dijadikan  lambang  hubungan  seksual  yang  penuh  kasih  sayang  abadi,  seperti  halnya  kasih sayang   Dewi   Sri   dan   Sadana.   Keduanya   tidak   dapat   dipisahkan  (tan   kena  ginggang  sarambut)  cintanya.  Cara  ini,  dapat  menjadikan  pasangan manten akan mampu membangun keluarga yang ayem tentrem, selamat, atau keluarga sakinah mawadah  warohmah.  Jadi,  banyak  mitos  yang  tersebar  di  masyarakat  Jawa  yang  menjadi  wejangan abadi  tentang  keabadian cinta  dan  menjadi  suatu  pelajaran 
yang baik bagi semua pasangan suami-istri.

Kesimpulan Pengertian Loro Blonyo 

Masyarakat Jawa juga mempercayai mitos Loro Blonyoyang konon menurut masyarakat  Jawa
sebagai  simbol  hubungan  seksual  yang  abadi.  Dilihat  dari  arti  kata Loro  Blonyo merupakan  dua  kata,  yaitu  loro berarti  dua  dan  blonyo berarti berbalutan. Jadi,  dapat ditarik kesimpulan bahwa Loro Blonyo merupakan simbol satu  kesatuan  antara  dua  insan  yang  abadi.
Sejalan dengan mitos Loro Blonyo yang telah disebutkan, di tanah Jawa pada awal  abad  ke-19  muncul  pula karya  sastra  yang  terkenal  hingga  kini,  yaitu  Serat Centhini atau nama resminya
Suluk Tembang laras. Serat itu dialihaksarakan pada sekitar tahun 1815 oleh tiga orang  pujangga istana Kraton Surakarta, yaitu Raden Ngabei Yasadipura II, Ki Ngabei Ranggasutrasna, dan Raden Ngabei Sastradipura (Haji   Ahmad   Ilhar)   atas   perintah   Kanjeng   Gusti   Pangeran   Adipati   Anom Amengkunegara  III  atau  Sinuhun  Paku  Buwana  V.  Serat  Centhini  yang  terdiri  atas
722  tembang,  antara  lain  memang  membicarakan  mengenai  seks sehinggaSerat Centhini menjadi termasyhur





Demikian sedikit Pengertian Loro Blonyo Menurut Ahli yang mampu kami rangkum, atau pangerten loro blonyo. Semoga bermanfaat , terima kasih.. 


Artikel Terkait

Previous
Next Post »